Resmikan Pustu Sekumur, Dompet Dhuafa Perkuat Akses Layanan Kesehatan

Resmikan Pustu Sekumur, Dompet Dhuafa Perkuat Akses Layanan Kesehatan

Mediasatunews.com | Aceh Tamiang – Jarak fasilitas layanan kesehatan, kondisi akses jalan, dan dampak bencana hidrometeorologi menjadi tantangan bagi masyarakat Desa Sekumur, Kecamatan Sekerak, Kabupaten Aceh Tamiang. Desa tersebut berjarak cukup jauh dari Puskesmas Sekerak dan sempat terisolasi akibat bencana.

Kondisi itu mendorong pentingnya keberadaan Puskesmas Pembantu (Pustu) sebagai fasilitas pelayanan kesehatan yang lebih dekat bagi masyarakat Sekumur dan wilayah sekitarnya. Menjawab kebutuhan tersebut, Dompet Dhuafa bersama Pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang, Dinas Kesehatan, dan sejumlah mitra merevitalisasi Pustu Sekumur dan meresmikannya pada Senin (7/9/2026).

Revitalisasi tidak hanya mencakup bangunan, tetapi juga penguatan sarana pelayanan. Fasilitas yang disediakan antara lain alat antropometri (Antropometri Kit), kursi roda, tempat tidur pasien, lemari obat dan obat-obatan, tabung oksigen, serta kursi tunggu pasien.

Dompet Dhuafa juga merencanakan pembangunan sumur bor tambahan yang diperuntukkan khusus bagi Pustu Sekumur.

“Kehadiran Pustu Sekumur menjadi bagian dari ikhtiar Dompet Dhuafa untuk membantu masyarakat mendapatkan akses layanan kesehatan yang lebih dekat dan layak. Selain revitalisasi fasilitas, kami juga merencanakan pembangunan sumur bor tambahan yang diperuntukkan khusus bagi Pustu,” ujar Pimpinan Dompet Dhuafa Aceh Rizki Fauzan.

Usai peresmian, LKC Dompet Dhuafa Aceh bersama Puskesmas Sekerak menggelar Aksi Layanan Sehat (ALS) yang melayani 35 pasien.

Dari pemeriksaan tersebut, ditemukan sejumlah keluhan kesehatan, antara lain hipertensi, nyeri otot, nyeri sendi, nyeri punggung, dan gatal-gatal. Selain itu, terdapat lima anak yang menunjukkan indikasi cacingan.

Dompet Dhuafa juga menyalurkan 50 paket pangan kepada masyarakat dhuafa dengan prioritas penerima lanjut usia dan janda.

Kepala Wilayah LKC Dompet Dhuafa Aceh Arfan Ramadhan mengatakan, revitalisasi Pustu merupakan bagian dari upaya memperkuat kembali layanan kesehatan dasar di wilayah dengan tantangan akses.

“Revitalisasi ini bukan sekadar perbaikan fisik bangunan, tetapi wujud komitmen untuk mendekatkan fasilitas kesehatan yang layak, nyaman, dan responsif bagi warga. Harapannya, Pustu ini dapat kembali berfungsi optimal dalam melayani ibu, anak, lansia, dan seluruh masyarakat,” ujarnya.

Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt.) Sekretaris Daerah Kabupaten Aceh Tamiang Drs. Syuibun Anwar mengingatkan masyarakat agar turut menjaga fasilitas yang telah dibangun kembali.

“Pustu ini sudah kita rawat dan kita bangun kembali, jangan sampai setelah ada tidak dirawat. Mari kita rawat diri dan lingkungan kita. Mudah-mudahan ke depan Pustu ini juga dapat didukung dengan dokter yang menetap sehingga pelayanan kepada masyarakat semakin optimal,” ujarnya.

Kepala Dinas Kesehatan Aceh Tamiang dr. Mustakim, menyampaikan apresiasi kepada Dompet Dhuafa yang telah hadir sejak awal bencana dan turut mendukung pemulihan layanan kesehatan masyarakat.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Dompet Dhuafa yang telah hadir sejak awal bencana dan terus mendukung pemulihan kesehatan masyarakat di Aceh Tamiang. Dukungan seperti ini sangat berarti bagi daerah, karena masih ada 18 Pustu lainnya yang belum direhabilitasi,” ujarnya.

Peresmian ditandai dengan penandatanganan prasasti dan pemotongan pita, kemudian dilanjutkan dengan peninjauan fasilitas Pustu.

Revitalisasi Pustu Sekumur diharapkan menjadi bagian dari upaya pemulihan jangka panjang sehingga layanan kesehatan dasar di wilayah tersebut dapat kembali berjalan dan dimanfaatkan masyarakat secara berkelanjutan.[]

Exit mobile version