Aceh, Hukum  

Polres Bireuen Tangkap Terduga Spesialis Pembobol 10 Sekolah

Polres Bireuen Tangkap Terduga Spesialis Pembobol 10 Sekolah

Mediasatunews.com | Bireuen – Tim Opsnal Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) dan Satuan Intelijen Keamanan (Satintelkam) Polres Bireuen mengungkap kasus pencurian yang menyasar sejumlah sekolah di Kabupaten Bireuen. Dalam pengungkapan tersebut, polisi menangkap seorang pria berinisial AM (29), yang diduga terlibat dalam aksi pembobolan di 10 sekolah.

“Benar, tim di lapangan telah mengamankan seorang pelaku yang diduga spesialis pembobol sekolah. Ia ditangkap di Desa Pulo Ara Geudong Teungoh, Kecamatan Kota Juang, Senin (10/8/2026). Pelaku mengaku telah membobol 10 sekolah yang tersebar di lima kecamatan di Kabupaten Bireuen,” kata Kapolres Bireuen melalui Kasat Reskrim AKP Dedi Miswar, Jumat (14/8/2026).

Dedi didampingi Plh. Kanit II Ipda Hery Darmawan mengatakan, penangkapan tersebut merupakan hasil penyelidikan dan pengembangan yang dilakukan tim di lapangan.

“Dari hasil penyelidikan dan pengembangan, kami berhasil mengungkap kasus pencurian di sejumlah sekolah yang terjadi di Bireuen. Kasus ini menjadi perhatian karena kami telah menerima beberapa laporan dari pihak sekolah,” ujar Dedi.

Menurut Dedi, dalam menjalankan aksinya, pelaku menggunakan sebo atau penutup wajah. Ia masuk ke dalam bangunan sekolah dengan cara merusak pintu dan jendela menggunakan linggis serta obeng.

Adapun 10 sekolah yang menjadi sasaran pencurian tersebut adalah MIN 50 Juli Cot Meurak, SDN 4 Jeumpa, SDN 22 Lhok Awe Teungoh Kota Juang, SMKN 2 Peusangan, SDN 3 Juli, SDN 1 Juli, SDN 1 Kuala, MAN 2 Cot Gapu, SDN 3 Pante Gajah, dan MIN 18 Makmur.

“Barang bukti yang disita dari hasil pencurian berupa sejumlah laptop, komputer, proyektor, Chromebook, dan printer. Total kerugian dalam kasus ini mencapai Rp1 miliar. Pelaku dijerat Pasal 477 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan,” kata Dedi.

Selain barang bukti hasil pencurian, polisi juga menemukan satu paket yang diduga narkotika jenis sabu-sabu beserta alat isap atau bong saat melakukan pemeriksaan di rumah kontrakan pelaku.

Saat ini, AM beserta seluruh barang bukti telah diamankan di Mapolres Bireuen untuk menjalani proses hukum lebih lanjut.

Dedi mengimbau pihak sekolah meningkatkan sistem pengamanan, khususnya pada ruangan yang digunakan untuk menyimpan barang inventaris sekolah.

Ia juga meminta pihak sekolah segera melapor kepada kepolisian apabila terjadi tindak pidana pencurian atau menemukan aktivitas yang mencurigakan.[]

Exit mobile version