Mediasatunews.com | Pidie Jaya – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Syiah Kuala (USK) Kelompok Reguler 11 Periode XXIX menggelar pelatihan pembuatan gelang manik-manik bagi anak-anak Gampong Cut Langgien, Kecamatan Banda Baru, Kabupaten Pidie Jaya, Senin (13/7/2026).
Kegiatan yang berlangsung di Kantor Keuchik Gampong Cut Langgien itu mendapat sambutan antusias dari puluhan anak yang mengikuti pelatihan hingga selesai.
Pelatihan tersebut merupakan salah satu program kerja mahasiswa KKN USK untuk mengembangkan kreativitas sekaligus melatih kemampuan motorik halus anak melalui kegiatan merangkai manik-manik menjadi gelang. Selain memberikan keterampilan baru, kegiatan ini juga bertujuan menghadirkan ruang belajar yang edukatif dan menyenangkan selama masa pelaksanaan KKN.
Sejak kegiatan dimulai, para peserta tampak antusias memilih warna dan bentuk manik-manik, kemudian merangkainya menjadi gelang sesuai kreativitas masing-masing. Mahasiswa KKN mendampingi setiap peserta, mulai dari cara memasukkan manik-manik ke tali elastis hingga menyusun pola agar gelang terlihat menarik.
Suasana pelatihan berlangsung meriah. Tawa dan canda anak-anak mewarnai kegiatan, sementara mahasiswa membantu peserta yang mengalami kesulitan. Banyak peserta langsung mengenakan gelang hasil karya mereka dan memperlihatkannya kepada teman-teman maupun orang tua yang hadir.
Ketua Kelompok KKN USK, Ari Maulana, mengatakan pelatihan tersebut merupakan upaya sederhana untuk menumbuhkan kreativitas anak melalui kegiatan yang edukatif.
“Kami ingin menghadirkan kegiatan yang tidak hanya menghibur, tetapi juga bermanfaat bagi perkembangan anak-anak. Melalui pelatihan ini, mereka belajar melatih motorik halus, kesabaran, ketelitian, dan kreativitas dalam membuat kerajinan tangan. Kami berharap keterampilan sederhana ini dapat menjadi pengalaman berharga yang menumbuhkan rasa percaya diri serta mendorong mereka untuk terus berkarya dan mengisi waktu luang dengan kegiatan positif,” ujar Ari.
Keuchik Gampong Cut Langgien, Muhammad Syahril, S.Pd., mengapresiasi inisiatif mahasiswa KKN USK yang menghadirkan kegiatan edukatif bagi anak-anak di desanya.
Menurutnya, program tersebut memberikan manfaat nyata karena mampu menggabungkan unsur pembelajaran dan hiburan dalam satu kegiatan.
“Kami sangat mendukung kegiatan yang dilaksanakan mahasiswa KKN USK ini. Program seperti ini memberikan pengalaman baru bagi anak-anak, melatih kreativitas, serta meningkatkan kemampuan motorik mereka melalui kegiatan yang menyenangkan. Kami berharap kegiatan positif seperti ini terus dilaksanakan selama masa KKN karena memberikan dampak yang baik bagi perkembangan anak-anak di Gampong Cut Langgien,” katanya.
Kelompok KKN Reguler 11 Periode XXIX terdiri atas tujuh mahasiswa dari berbagai disiplin ilmu, yaitu Ari Maulana (Ilmu Hukum), Aulia Angelie Putri (Pendidikan Dokter), Dina Syifa Rahma (Ilmu Keperawatan), Farras Aditya Mahasin (Pendidikan Geografi), Nadiaton (Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan), Nobel Prodeo Insan (Kehutanan), dan Nayfa Fathia Namiko (Pendidikan Dokter).
Melalui program tersebut, mahasiswa KKN USK berharap kehadiran mereka di Gampong Cut Langgien dapat memberikan manfaat bagi masyarakat, khususnya anak-anak, melalui kegiatan yang kreatif, edukatif, dan menyenangkan. Pelatihan ini juga diharapkan dapat mengasah keterampilan, meningkatkan kreativitas, serta mempererat hubungan antara mahasiswa dan masyarakat selama pelaksanaan KKN.[]
