Mediasatunews.com | Aceh Utara – Kericuhan terjadi seusai pertandingan sepak bola antara kesebelasan Gampong Ampeh dan Gampong Trieng di Lapangan Bola Kaki Bumigas, Blang Jruen, Kecamatan Tanah Luas, Kabupaten Aceh Utara.
Dalam insiden tersebut, Ketua Pemuda Gampong Ampeh yang juga Bendahara Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Aceh Utara–Lhokseumawe, Haiqal Alfikri, dilaporkan mengalami pemukulan. Pemukulan tersebut diduga dilakukan oleh dua anggota TNI yang bertugas di Koramil 10/Tanah Luas.
Berdasarkan informasi awal yang diterima, kericuhan bermula setelah pertandingan berakhir. Salah seorang pemain Gampong Trieng disebut melakukan selebrasi di hadapan pendukung Gampong Ampeh. Aksi tersebut diduga memicu reaksi sejumlah pendukung Gampong Ampeh yang kemudian berusaha menegur pemain tersebut.
Situasi selanjutnya memanas hingga terjadi kericuhan. Haiqal Alfikri yang berada di lokasi berupaya melerai dan meredam ketegangan agar situasi tidak berkembang menjadi bentrokan yang lebih besar.
Namun, saat berupaya melerai kericuhan, Haiqal dilaporkan terkena pukulan. Berdasarkan keterangan awal, pemukulan tersebut diduga dilakukan oleh dua anggota TNI yang disebut bernama Sertu Hendra dan Sertu Junaidi.
Akibat kejadian tersebut, Haiqal mengalami cedera dan mendapatkan penanganan medis. Ia kemudian dirujuk ke Rumah Sakit Umum (RSU) Cut Meutia untuk menjalani pemeriksaan dan perawatan lebih lanjut.
Ketua JMSI Aceh Utara–Lhokseumawe, Sayuti, membenarkan adanya insiden tersebut. Informasi mengenai kejadian disampaikan berdasarkan laporan langsung yang diterima dari pihak terkait.
Hingga berita ini disusun, informasi mengenai kronologi lengkap serta pihak-pihak yang terlibat masih memerlukan pendalaman dan konfirmasi dari seluruh pihak terkait.[]
