Mediasatunews.com | Banda Aceh – Dewan Pimpinan Daerah Gerakan Muda untuk Rakyat (DPD Gemura) Aceh mendorong Pemerintah Aceh mengoptimalkan serapan anggaran sekaligus meningkatkan transparansi dalam pelaksanaan program pembangunan.
Ketua DPD Gemura Aceh, Iqbal Faraby, S.H., mengatakan serapan anggaran tidak semestinya hanya diukur dari besarnya realisasi belanja, tetapi juga dari ketepatan sasaran, kualitas program, manfaat bagi masyarakat, serta akuntabilitas pelaksanaannya.
“Optimalisasi anggaran harus berjalan beriringan dengan transparansi. Masyarakat berhak mengetahui bagaimana anggaran direncanakan, dilaksanakan, dan manfaat yang dihasilkan. Terutama terkait serapan anggaran 2026, APBA-P tahun ini, serta RAPBA 2027 yang harus disahkan tepat waktu,” kata Iqbal.
Menurutnya, keterbukaan informasi mengenai progres pelaksanaan anggaran dan program strategis Pemerintah Aceh penting untuk memperkuat kepercayaan publik sekaligus mendorong pengawasan yang konstruktif.
Gemura Aceh juga menyampaikan apresiasi kepada M. Nasir atas kontribusi dan pengabdiannya selama menjalankan tugas sebagai Sekretaris Daerah Aceh.
“Kami mengapresiasi kontribusi positif Pak M. Nasir selama ini dalam mendukung jalannya pemerintahan dan pembangunan Aceh. Pergantian kepemimpinan di level birokrasi merupakan bagian dari dinamika pemerintahan yang harus kita hormati,” ujar Iqbal.
Terkait penunjukan Taufik sebagai Plt. Sekda Aceh, Gemura Aceh menyatakan optimistis. Iqbal meyakini pengalaman dan kapasitas Taufik dapat dimanfaatkan untuk mempercepat agenda strategis, khususnya peningkatan kinerja birokrasi, efektivitas belanja daerah, koordinasi antarsatuan kerja perangkat Aceh (SKPA), serta penguatan tata kelola pemerintahan.
“Gemura melihat momentum ini sebagai kesempatan untuk mempercepat pekerjaan rumah Pemerintah Aceh. Kami berharap Plt. Sekda dapat memastikan mesin birokrasi bergerak secara efektif, responsif, dan terukur,” katanya.
Iqbal juga mendoakan Gubernur Aceh Muzakir Manaf (Mualem) agar segera diberikan kesembuhan sehingga dapat kembali menjalankan aktivitas pemerintahan secara optimal.
“Semoga Mualem segera pulih dan diberikan kesehatan. Pemerintah Aceh membutuhkan kepemimpinan yang solid untuk menghadapi berbagai agenda pembangunan ke depan,” ujarnya.
Iqbal menegaskan, Gemura Aceh siap mengambil posisi sebagai mitra kritis sekaligus konstruktif bagi Pemerintah Aceh.
“Kami siap berkolaborasi dengan Pemerintah Aceh. Kritik bagi kami bukan untuk menjatuhkan, tetapi memastikan kebijakan publik benar-benar memberikan manfaat bagi rakyat. Jika ada program yang baik, tentu kami dukung. Jika ada yang perlu diperbaiki, kami akan menyampaikannya secara objektif,” tutup Iqbal.[]
