Mediasatunews.com | Banda Aceh – Bunda Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Kota Banda Aceh, Illiza Sa’aduddin Djamal, membuka Lomba Apresiasi Bunda PAUD Gampong se-Kecamatan Kuta Alam di Hotel Kyriad Muraya, Sabtu (17/10/2026).
Kegiatan tersebut dihadiri Ketua TP PKK Kota Banda Aceh Dessy Maulida, Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Siti Hajar, Bunda PAUD Kecamatan Kuta Alam Rosni Darwis, serta para Bunda PAUD gampong, pengelola, dan pendidik PAUD se-Kecamatan Kuta Alam.
Dalam sambutannya, Illiza mengapresiasi pelaksanaan kegiatan tersebut sebagai bentuk penghargaan terhadap pengabdian para Bunda PAUD sekaligus sarana berbagi pengalaman dan praktik baik dalam meningkatkan kualitas pendidikan anak usia dini.
Menurut Illiza, pendidikan anak usia dini merupakan tanggung jawab bersama. Kecamatan Kuta Alam dinilai memiliki potensi besar dalam pengembangan layanan PAUD.
Saat ini, terdapat 53 lembaga PAUD di Kecamatan Kuta Alam, terdiri atas 27 taman kanak-kanak (TK), 11 kelompok bermain, 11 satuan PAUD sejenis (SPS), dan empat tempat penitipan anak (daycare). Seluruh 11 gampong di kecamatan tersebut juga telah memiliki PAUD gampong.
Illiza menyampaikan tiga pesan kepada para Bunda PAUD. Pertama, mereka diharapkan menjadi penggerak pendidikan anak usia dini di gampong dengan memahami kondisi anak, menjalin komunikasi dengan guru dan orang tua, serta mendorong tumbuh kembang anak yang berlandaskan akhlak mulia.
Kedua, Bunda PAUD diminta memastikan seluruh lembaga PAUD, baik milik gampong maupun swasta, mendapat perhatian melalui koordinasi dengan keuchik, Bunda PAUD kecamatan, serta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan.
Ketiga, ia mendorong penguatan kolaborasi dengan kader Posyandu, PKK, guru, orang tua, dan tokoh masyarakat. Menurutnya, pendidikan anak usia dini berkaitan erat dengan kesehatan, gizi, pola asuh, dan perlindungan anak.
Illiza berharap lomba tersebut tidak hanya berorientasi pada penentuan pemenang, tetapi juga menjadi motivasi bagi para Bunda PAUD untuk terus berkontribusi dalam meningkatkan kualitas pendidikan anak usia dini.
“Apa yang Ibu-Ibu lakukan untuk anak-anak kita, insyaallah akan menjadi amal jariah yang nilainya jauh lebih besar dari sebuah piala atau piagam,” ujarnya.[]
