BANDA ACEH – Sejumlah pelajar yang tergabung dalam Satuan tugas ( Satgas) dan Duta Anti Narkoba SMP Negeri 6 Banda Aceh, mengunjungi Lembaga Rehabilitasi Seuramoe Mulya, Ulee kareng, Banda Aceh, Kamis 17/3/2022. Didamping pegawai BNN Banda Aceh, mereka melihat proses rehabilitasi atau upaya pemulihan bagi korban penyalahguna narkoba.
” Kunjungan ini merupakan rangkaian kegiatan menyambut HUT BNN ke 20. Kami ingin pelajar melihat langsung proses layanan rehabilitasi sekaligus tempat bagi para korban penyalahguna narrkoba,” kata M Joni, Staf Pemberdayaan Masyarakat yang turut didampingi staf rehabilitasi BNN Banda Aceh Akhirullah, disela pendampingan.
Tiba di lokasi, para pelajar langsung disambut Koordinator Yayasan Seuramoe Mulya Aceh (Surya), Maskur. Maskur menjelaskan rehabilitasi merupakan solusi pemulihan dari ketergantungan akan narkoba bagi korban.
“Untuk itu perlu kesabaran dan yang terpenting kesadaran klien menjalaninya. Tentu ini juga membutuhkan dukungan penuh keluarga,” kata Maskur.
Tak hanya soal pentingnya kesad
aran dan kesabaran, para pelajar juga mendapat informasi terkait kondisi dan situasi serta dampak penyalahgunaan narkotika dari staf rehabilitasi BNN Banda Aceh Akhirullah. Dia turut mendampingi pelajar saat berkesempatan melihat penanganan korban penyalahgunaan narkoba.
Berbagai informasi yang didapat membuat pelajar yang sebelumnya segan atau takut akhirnya berani berinteraksi dengan klien . Mereka bahkan mewawancarai salah satu resident atau korban penyalahgunaan narkoba yang menjalani rehabilitasi.
“Ternyata Rehabilitasi sangat penting bagi korban untuk mengubah ketergantungan akan narkoba,” kata Duta Anti Narkoba SMP Negeri 6, M Haqil.
Sementara itu, terima kasih dan apresiasi disampaikan dewan guru SMP 6 kepada BNN dan Yayasan Seuramo Mulya. Tak hanya memberi informasi akan proses rehabilitasi , kunjungan diharap mampu menjadi pelajaran bagi pelajar akan bahaya narkoba sehingga menjauhinya.
” Kami menyampaikan terima kasih dan apresiasi atas dukungan BNN Kota Banda Aceh serta penerimaan oleh Yayasan Surya. Semoga ini menjadi pelajaran bagi kita semua khususnya para pelajara untuk menjauhi dan memerangi narkoba,” kata Karmila S.Pd, pembina duta anti narkoba SMP 6 didampingi pembina satgas Dr Qurrata Ayuna.
Selain melihat proses rehabilitasi, dalam kunjungan tersebut, pelajar SMPN 6 juga melihat sejumlah fasilitas bagi mereka yang tengah menjalani pemulihan. Selain tempat ibadah, fasilitas tersebut diantaranya, ruang seminar, pemeriksaan dan ruang tidur serta komponen pendukung lainnya. (ARM)
