Mediasatunews.com | Meulaboh – Komandan Korem (Danrem) 012/Teuku Umar, Kolonel Inf. Windarto, meresmikan asrama santri dan musala Yayasan Istiqamatuddin Teuku Umar di Gampong Meunasah Rayek, Kecamatan Kaway XVI, Kabupaten Aceh Barat, Rabu (15/7/2026).
Peresmian tersebut menjadi wujud sinergi antara TNI dan lembaga pendidikan Islam dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan, pembinaan generasi muda, serta penguatan nilai-nilai keagamaan.
Dalam sambutannya, Kolonel Inf. Windarto menegaskan komitmen TNI untuk terus mendukung pembangunan sumber daya manusia melalui penguatan lembaga pendidikan keagamaan. Ia berharap fasilitas yang dibangun dapat meningkatkan kenyamanan santri dalam belajar dan beribadah.
“Kami berharap keberadaan asrama dan musala ini dapat memberikan manfaat yang besar bagi para santri, sehingga mereka dapat belajar dan beribadah dengan lebih nyaman serta menjadi generasi yang berakhlak mulia dan berdaya saing,” ujarnya.
Danrem juga mengapresiasi Yayasan Istiqamatuddin Teuku Umar yang menggratiskan biaya pendaftaran dan biaya makan bagi seluruh santri sebagai bentuk kepedulian dalam memperluas akses pendidikan Islam.
Sementara itu, Ketua Yayasan Istiqamatuddin Teuku Umar, Tgk. Muhammad Amin, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Danrem 012/Teuku Umar beserta jajaran atas dukungan yang diberikan, mulai dari pembangunan asrama dan musala hingga bantuan berupa kasur, lemari, sembako, dan bibit sayuran.
Menurutnya, bantuan tersebut sangat bermanfaat untuk meningkatkan kualitas pendidikan, kenyamanan santri, sekaligus mendukung program ketahanan pangan dan kemandirian pesantren.
Saat ini, santri Yayasan Istiqamatuddin tidak hanya berasal dari Kabupaten Aceh Barat, tetapi juga dari sejumlah daerah lain di Aceh serta luar provinsi. Kehadiran asrama baru diharapkan mampu menunjang proses pembelajaran, pembinaan karakter, dan penguatan pendidikan Al-Qur’an.
Peresmian ditandai dengan penandatanganan prasasti, pengguntingan pita, serta peninjauan fasilitas yang telah selesai dibangun. Kegiatan tersebut turut dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), ulama, tokoh masyarakat, dan sejumlah tamu undangan.[]
