Mediasatunews.com | Sinabang – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Simeulue menjadikan kegiatan car free day (CFD) sebagai ruang publik sekaligus pusat pemasaran produk usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) untuk mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat.
Bupati Simeulue Muhammad Nasrun Mikaris mengatakan CFD yang mulai digelar pekan lalu akan dilaksanakan secara rutin setiap dua minggu sekali. Kegiatan tersebut diharapkan menjadi wadah bagi pelaku UMKM untuk memperkenalkan sekaligus memasarkan produk kepada masyarakat.
“CFD selain menjadi ruang olahraga masyarakat juga menjadi pusat pemasaran produk-produk UMKM. Kami berharap kehadiran CFD ini dapat mendorong pertumbuhan UMKM di Kabupaten Simeulue,” kata Nasrun dalam keterangan tertulis, Senin (24/8/2026).
CFD digelar di jalur dua Desa Air Dingin, Kecamatan Simeulue Timur, Kabupaten Simeulue, tepatnya di sekitar Kantor Bupati Simeulue.
Pada pelaksanaan perdana, Minggu (23/8/2026), kegiatan tersebut menarik sekitar 2.000 pengunjung. Puluhan stan UMKM berjejer di sepanjang jalur CFD dengan menawarkan beragam produk, mulai dari kuliner khas daerah, jajanan lokal, hingga kerajinan tangan.
“Kami berharap kegiatan CFD ini dapat memajukan berbagai sektor, baik ekonomi, budaya, kerajinan maupun olahraga masyarakat Kabupaten Simeulue,” ujarnya.
Menurut Nasrun, penyelenggaraan CFD merupakan salah satu upaya Pemkab Simeulue menggerakkan perekonomian masyarakat melalui pengembangan sektor budaya, kuliner, dan kerajinan.
Berdasarkan data Dinas Perdagangan, Koperasi dan UKM Kabupaten Simeulue, pelaku UMKM yang mengikuti CFD mengalami peningkatan pendapatan. Hal tersebut menunjukkan kegiatan CFD berpotensi menjadi salah satu sarana pemasaran produk lokal sekaligus menggerakkan perekonomian masyarakat.
Selain mendorong aktivitas ekonomi, CFD menjadi ruang interaksi sosial bagi masyarakat. Sejumlah kegiatan turut digelar, antara lain senam bersama, pertunjukan musik akustik, dan pojok literasi.
Perpaduan antara gaya hidup sehat dan ekonomi kreatif tersebut diharapkan menjadikan CFD sebagai ruang publik yang produktif sekaligus menarik lebih banyak masyarakat untuk berkunjung.
Ke depan, Pemkab Simeulue menargetkan CFD dilengkapi dengan pasar kreatif UMKM dan pelatihan pemasaran digital. Langkah tersebut diharapkan dapat memperluas jangkauan pemasaran produk UMKM Simeulue hingga ke luar daerah.[]
