Mediasatunews.com | Pendidikan anak usia dini (PAUD) menjadi fondasi penting dalam membentuk karakter, kemampuan belajar, kesehatan, dan keterampilan sosial anak sebelum memasuki jenjang sekolah dasar (SD).
Karena itu, peran Bunda PAUD kecamatan dan gampong dinilai strategis untuk memastikan anak-anak di Kabupaten Aceh Besar memperoleh pendidikan, pengasuhan, dan pendampingan sesuai dengan tahap tumbuh kembang mereka.
Hal tersebut disampaikan dalam Sosialisasi Bunda PAUD Kecamatan dan Gampong Kabupaten Aceh Besar dalam rangka menyukseskan Program Penuntasan Wajib Belajar 13 Tahun di Aula SMK Negeri 1 Al-Mubarkeya, Kecamatan Ingin Jaya, Jumat (28/8/2026).
Bunda PAUD Aceh Besar, Hj. Rita Mayasari, meminta Bunda PAUD kecamatan dan gampong aktif mengedukasi masyarakat, khususnya orang tua, mengenai pentingnya memberikan pendidikan PAUD kepada anak sebelum melanjutkan ke sekolah dasar.
Menurut Rita, masih ada masyarakat yang memandang PAUD sebatas tempat penitipan anak. Padahal, PAUD memiliki peran penting dalam membangun fondasi karakter, mental, kemampuan bersosialisasi, serta kesiapan anak mengikuti pendidikan dasar.
“Jadi, peran Bunda PAUD kecamatan dan gampong sangat penting untuk mengajak masyarakat membawa anaknya ke PAUD. Sebagaimana kita ketahui, masih ada ibu-ibu di gampong yang belum memahami PAUD. Yang mereka tahu adalah PAUD tempat penitipan anak,” ungkapnya.
Rita mengatakan pemahaman tersebut perlu diluruskan melalui edukasi yang dilakukan secara berkelanjutan. Menurutnya, Bunda PAUD memiliki tugas untuk menyosialisasikan pentingnya memberikan pendidikan kepada anak melalui PAUD sebelum memasuki jenjang sekolah dasar.
“Jadi, tugas Bunda PAUD kecamatan dan gampong adalah bagaimana menyosialisasikan pentingnya anak terlebih dahulu masuk ke PAUD, baru kemudian ke SD,” ujarnya.
Istri Bupati Aceh Besar, H. Muharram Idris, itu menegaskan pendidikan anak usia dini harus diberikan dengan pendekatan yang sesuai dengan kebutuhan dan perkembangan anak serta didukung pola pengasuhan penuh kasih sayang.
“Pendidikan anak usia dini merupakan fondasi yang sangat penting dalam membentuk generasi masa depan. Anak-anak kita hari ini adalah calon pemimpin bangsa di masa yang akan datang. Oleh karena itu, menjadi tanggung jawab kita bersama untuk memberikan layanan pendidikan yang terbaik, penuh kasih sayang, serta sesuai dengan tahap perkembangan anak,” jelasnya.
Rita mengingatkan agar sosialisasi tersebut tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial. Pengetahuan yang diperoleh para Bunda PAUD diharapkan dapat diteruskan kepada orang tua dan masyarakat di kecamatan serta gampong masing-masing.
“Ketika ada kerja sama dan saling mendukung dalam hal ini, insyaallah semua akan sukses dan berjalan lancar,” katanya.
Rita juga mengapresiasi Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Aceh Besar serta panitia yang telah menginisiasi kegiatan tersebut. Menurutnya, kegiatan itu penting untuk memperkuat kompetensi, kreativitas, profesionalisme, dan peran Bunda PAUD hingga tingkat kecamatan dan gampong.
Sementara itu, Ketua Pokja Bunda PAUD Aceh Besar, Hj. Nurul Fazli, S.Ag., menekankan bahwa keberhasilan penyelenggaraan PAUD tidak dapat dibebankan kepada satuan pendidikan semata. Pemerintah, pendidik, orang tua, dan masyarakat perlu terlibat dalam membangun layanan PAUD yang menyeluruh.
“Melalui peran Bunda PAUD, diharapkan terjalin kerja sama yang semakin baik antara pemerintah, satuan pendidikan, tenaga pendidik, orang tua, dan masyarakat dalam mewujudkan layanan PAUD yang holistik, integratif, dan berpihak pada kebutuhan anak,” harapnya.
Menurut Nurul, posisi Bunda PAUD kecamatan dan gampong sangat penting karena bersentuhan langsung dengan keluarga dan masyarakat. Dari tingkat tersebut, kesadaran orang tua terhadap pendidikan serta tumbuh kembang anak dapat terus ditingkatkan.
Ia berharap penguatan pendidikan anak usia dini menjadi investasi jangka panjang bagi Aceh Besar dalam menyiapkan generasi yang memiliki karakter, pengetahuan, dan kemampuan menghadapi tantangan masa depan.
“Harapan kita ke depan adalah anak-anak kita menjadi generasi emas. Insyaallah, 20 tahun yang akan datang mereka merupakan generasi emas yang akan memimpin negara kita dan daerah kita,” ujarnya.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Plt. Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Aceh Besar Agus Jumaidi, Ketua Sekretariat Pokja Bunda PAUD Aceh Besar, jajaran Pokja Bunda PAUD, serta para penggerak Bunda PAUD kecamatan dan gampong se-Aceh Besar.[]
