Bulan puasa tapi tidak berpuasa

Bulan puasa tapi tidak berpuasa
thedo.osteopathic.org

Bulan Ramadhan merupakan bulan penuh keberkahan di sisi Allah SWT. Karena dibulan ini Allah melipat gandakan pahala terhadap segala amal baik yang dikerjakan oleh umat Islam.

Maka, dalam bulan Ramadhan kita melihat orang berlomba-lomba mengerjakan kebajikan dan amalan-amalan tambahan untuk mendapatkan pahala berlipat.

Puasa bukan hanya menahan lapar dan dahaga, kita umat islam dituntut untuk menahan diri dari hawa nafsu dan amarah yang mungkin datang.

Tapi, pemberian pahala berlipat ganda dari Allah SWT ternyata tidak menggiurkan bagi sebagian umat muslim.

Kami pernah mendapati beberapa pekerja yang bekerja di suatu bengkel di dalam ruangan dan tentunya tidak terkena terik matahari, namun tidak berpuasa.

Mereka dengan santainya menghisap rokok, minum, dan makan di depan orang yang lalu lalang di depan pintu toilet di tempat itu. Kalau non muslim melakukan itu tidak jadi masalah, karena memang ajaran agama mereka tidak mewajibkan untuk berpuasa di bulan Ramadhan.

Tapi, kalau status kita muslim, lalu dengan santai kita menyeruput makanan dan minuman di bulan Ramadhan di depan orang yang lalu lalang di depan kita, saya rasa status islam kita patut dipertanyakan.

Saya malah menilai lebih sopan kawan-kawan non muslim, di mana mereka membawa bekal di dalam tas untuk dimakan dan jika kita di depan mereka dan mereka sedang makan atau minum, mereka langsung meminta maaf sebagai tanda menghargai dan toleransi antar umat beragama.

Nah kita umat islam, di mana tata krama dan etika kita, terlebih status kita sebagai orang ber KTP Aceh dan beragama islam.

Apa susahnya berpuasa, Allah SWT tidak memerintahkan kita untuk berpuasa 24 jam. Kita umat islam diberi kesempatan untuk menyantap sahur sebelum waktu imsak tiba sambil menunggu salat subuh.

Puasa kita hanya dimulai dari pukul 05.00 WIB pagi, hingga menjelang azan magrib dan itu tidak lebih dari 14 jam lamanya.

Kapan lagi mau berpuasa, dalam setahun hanya 1 bulan Allah wajibkan kita menahan lapar dan dahaga beserta hawa nafsu.

Kalau di bulan Ramadhan saja kita payah untuk berbuat amal kebajikan yang disenangi Allah, artinya di bulan lainnya tidak perlu berharap lebih sama manusia demikian.

Malu kita umat islam tapi tidak mau berpuasa

 

Penulis
Saiful Anwar
Mahasiswa Ilmu Komunikasi Universitas Terbuka

Exit mobile version