BBPOM Aceh dan Labkesmas Dorong Percepatan Skrining Kanker Leher Rahim

BBPOM Aceh dan Labkesmas Dorong Percepatan Skrining Kanker Leher Rahim

Mediasatunews.com | Banda Aceh – Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan di Banda Aceh (BBPOM Aceh) memperkuat sinergi dengan Balai Laboratorium Kesehatan Masyarakat (Labkesmas) Banda Aceh untuk mendorong percepatan skrining kanker leher rahim melalui pemeriksaan human papillomavirus (HPV)-DNA bagi perempuan berisiko di Provinsi Aceh.

Upaya tersebut dibahas dalam kunjungan kerja Kepala Labkesmas Banda Aceh Jontari bersama tim kepada Kepala BBPOM Aceh Riyanto, Senin (24/8/2026). Pertemuan tersebut menjadi bagian dari koordinasi lintas sektor untuk meningkatkan cakupan pemeriksaan HPV-DNA di seluruh kabupaten/kota di Aceh.

Dalam pertemuan itu, Labkesmas Banda Aceh menyampaikan kondisi pelaksanaan skrining HPV-DNA di Aceh. Berdasarkan informasi yang disampaikan, seluruh kabupaten/kota di luar Banda Aceh masih belum memenuhi target skrining.

Selain capaian pemeriksaan, ketersediaan reagen untuk pemeriksaan HPV-DNA turut menjadi perhatian. Sejumlah reagen diketahui akan mendekati masa kedaluwarsa sehingga perlu dimanfaatkan secara optimal sesuai dengan periode penggunaannya.

Kondisi tersebut dinilai perlu mendapat perhatian bersama karena reagen pemeriksaan memiliki nilai ekonomi yang cukup tinggi. Pemanfaatan yang tidak optimal berpotensi menyebabkan pemborosan sumber daya.

Kepala BBPOM Aceh Riyanto menegaskan pentingnya kolaborasi lintas sektor untuk mendukung percepatan pelaksanaan program skrining.

“Upaya peningkatan cakupan skrining membutuhkan kolaborasi dari berbagai pihak. Kita perlu memastikan koordinasi berjalan dengan baik agar berbagai kendala di lapangan dapat segera diidentifikasi dan dicarikan solusinya. BBPOM Aceh siap mendukung sinergi sesuai dengan tugas dan kewenangan yang dimiliki,” ujar Riyanto.

Menurutnya, koordinasi antarlembaga menjadi salah satu kunci agar program skrining dapat berjalan efektif dan memberikan manfaat optimal bagi masyarakat. Komunikasi yang berkelanjutan juga diperlukan untuk memastikan pelaksanaan program berjalan sesuai sasaran.

Sementara itu, Kepala Labkesmas Banda Aceh Jontari mengapresiasi dukungan BBPOM Aceh terhadap upaya percepatan skrining HPV-DNA di Aceh.

“Kami mengapresiasi dukungan dan respons positif dari BBPOM Aceh. Kolaborasi lintas sektor seperti ini sangat penting untuk mendorong percepatan skrining, terutama agar target pemeriksaan di kabupaten/kota dapat tercapai dan reagen yang tersedia dapat dimanfaatkan secara optimal,” kata Jontari.

Pertemuan tersebut juga membahas dukungan yang diperlukan dari berbagai pemangku kepentingan untuk meningkatkan cakupan pemeriksaan HPV-DNA. Koordinasi lintas sektor diharapkan dapat membantu mengidentifikasi kendala di lapangan sekaligus merumuskan langkah strategis untuk mempercepat pelaksanaan skrining.

Perluasan cakupan skrining menjadi salah satu upaya penting dalam mendukung deteksi dini kanker leher rahim. Dengan koordinasi yang lebih kuat, kendala dalam pelaksanaan program diharapkan dapat segera ditindaklanjuti sehingga pemeriksaan dapat berjalan lebih optimal.

BBPOM Aceh menyambut baik koordinasi yang dilakukan Labkesmas Banda Aceh dan berkomitmen mendukung kolaborasi lintas sektor sesuai tugas dan kewenangannya. Sinergi tersebut diharapkan dapat memperkuat pelaksanaan program skrining serta meningkatkan manfaat layanan kesehatan bagi masyarakat Aceh.[]

Exit mobile version