BANDA ACEH – Pimpinan DPRA dan seluruh anggota DPRA menyetujui pergantian Ketua DPRA dari Dahlan Jamaluddin kepada Saiful Bahri dalam sidang paripurna yang dilasanakan di Gedung DPRA, Senin, 21 Maret 2022.
Disinilah publik melihat sikap negarawan sejati dari seorang Dahlan Jamaluddin, dirinya sangat berjiwa besar menyerahkan tampuk pimpinan DPRA kepada koleganya sesama Kader Partai Aceh.
Tidak tampak sedikitpun raut kecewa diwajahnya saat memimpin rapat paripurna pergantian dirinya dari Ketua DPRA. Sebagai kader Partai Aceh, Dahlan telah menunjukkan sikap petarung dan patriot sejati.
Pria kelahiran Meuko Kuthang, Bandar Dua, Kabupaten Pidie Jaya 42 tahun silam ini telah memimpin DPRA selama 2 tahun 5 bulan. Senin (21/3/22) merupakan hari terakhir dirinya menjabat sebagai Ketua DPRA.
“Hari ini saya memimpin rapat paripurna pergantian Ketua DPR Aceh dari Fraksi Partai Aceh sisa masa jabatan tahun 2019-2024. Ini rapat terakhir yang saya pimpin. Setelah rapat paripurna tadi, purna sudah tugas saya sebagai Ketua DPR Aceh. Dalam waktu yang tidak lama lagi, rakyat Aceh akan memiliki Ketua DPR Aceh yang baru, kolega dan saudara saya Saiful Yahya atau Pon Yahya,” mengutip pernyataan Dahlan Jamaluddin di akun Instagram resmi miliknya, 21 Maret 2022.
Dahlan Jamaluddin melihat jabatan bukanlan sesuatu yang dapat diwariskan. Jabatan politik menurut Dahlan bukanlah hadiah, melainkan sebuah amanah dan tanggung jawab untuk memperjuangkan aspirasi rakyat.
“Jabatan ketua DPR Aceh adalah amanah yang diberikan Partai Aceh kepada saya, sebagai partai pemenang pemilu legislatif tahun 2019,” ucapnya.
“Saya selaku kader tunduk dan patuh terhadap keputusan pimpinan politik Partai Aceh. Sebagai seorang politisi dari partai yang lahir dari ruh perjuangan, saya akan selalu memegang teguh sikap seorang pejuang; siap memimpin dan siap dipimpin,” tambahnya.
Selaku kader Partai Aceh, kata Dahlan, dia siap tunduk dan patuh terhadap arahan dan perintah pimpinan partai. Dahlan juga menyampaikan terima kasih yang tak terhingga kepada pimpinan Partai Aceh, kepada Mualem dan Abu Razak, jajaran KPA dan kader Partai Aceh di seluruh Aceh yang telah memberikan kesempatan yang luar biasa kepada saya untuk menjabat Ketua DPR Aceh.
“Itulah etika moral yang harus saya pegang teguh untuk mewujudkan cita-cita partai. Sami’na wa atha’na,” ujarnya lagi.
Selamat Kepada Ketua DPRA Baru
Dahlan Jamaluddin menyambut baik penunjukan Saiful Bahri atau Pon Yahya sebagai Ketua DPRA menggantikan dirinya untuk sisa masa jabatan 2019 – 2024.
“Selamat kepada Pon Yahya yang akan melanjutkan estafet Ketua DPR Aceh. Saya akan selalu mendukung, semoga di bawah nakhoda Pon Yahya, DPR Aceh akan semakin kuat dan amanah dalam menjalankan fungsi dan tugasnya,” tandasnya.
Selama memimpin DPRA, diakui Dahlan, banyak pelajaran berharga dan luar biasa yang ia dapat. Meski, tutur Dahlan, sebagai manusia pastinya banyak juga kesalahan yang mungkin dia perbuat.
“Terima kasih juga kepada Paduka Yang Mulia Wali Nanggroe Aceh, seluruh unsur Forkopimda Aceh, instansi vertikal lainnya serta segenap SKPA,” sebutnya.
“Sebagai manusia, saya tak pernah luput dari kesalahan. Mohon maaf atas segala kekurangan saya kepada seluruh rakyat Aceh, para pimpinan dan segenap anggota DPR Aceh selama saya memimpin lembaga ini. Segala kekurangan milik saya, dan segala kesempurnaan hanyalah milik Allah SWT,” tutupnya. (SA)
