Mediasatunews.com | Banda Aceh – Sebanyak 57 insan olahraga mendapat penghargaan dari Pemerintah Aceh atas prestasi dan kontribusi mereka dalam mengembangkan dunia olahraga di Tanah Rencong.
Penghargaan tersebut diberikan pada Malam Penganugerahan Insan Olahraga Berprestasi Aceh yang digelar di Hall Serbaguna Komplek Stadion Harapan Bangsa (SHB), Lhong Raya, Banda Aceh, Sabtu (12/9/2026) malam.
Selain individu, penghargaan juga diberikan kepada empat organisasi olahraga yang dinilai memiliki peran dalam pembinaan dan pengembangan olahraga Aceh.
Para penerima penghargaan dibagi ke dalam empat kategori, yakni pelaku olahraga, pembina olahraga, penggerak olahraga, dan organisasi olahraga. Kategori pelaku olahraga terdiri atas atlet dan pelatih yang telah mencatatkan prestasi pada berbagai kejuaraan.
Pelaku Olahraga
Sebanyak 45 orang masuk dalam kategori pelaku olahraga. Mereka terdiri atas atlet dan pelatih dari berbagai cabang olahraga dengan torehan prestasi di tingkat nasional maupun internasional.
- Sulthan Aulia Ma’ruf – Menembak, peraih medali emas SEA Games 2025 di Thailand.
- Saidi Nanda Mulkan – Anggar, peraih medali emas Indonesia Open Fencing Championship 2025.
- Ummi Nadra – Anggar, peraih medali perak Indonesia Open Fencing Championship 2025 dan emas Kejurnas Anggar 2025.
- Mutasar – FESPATI Aceh, peraih medali perak Chinese Traditional Archery Competition 2025 di China.
- Muhammad Muhlis Harliza – Petanque, peraih medali perak SEA Games 2025 di Thailand.
- Yudi Anggara Putra – Anggar, peraih perunggu Indonesia Open Fencing Championship 2025 dan perak Kejurnas Anggar 2025.
- Nadita Aprilia – Angkat Besi, peraih perunggu Islamic Solidarity Games 2025 di Arab Saudi serta tiga emas Kejurnas Senior 2026 di Bandung.
- Siti Fadhillah – Tenis Meja, peraih medali perunggu ASEAN Para Games 2026 di Thailand.
- Azmi – Petanque, peraih medali emas Pomnas XIX 2025 di Jawa Tengah.
- Bagus Aditya Pratama – Taekwondo, peraih medali emas Pomnas XIX 2025 di Jawa Tengah.
- Bagus Delaray – Tarung Derajat, peraih medali emas Pomnas XIX 2025 di Jawa Tengah.
- Bintang Afrial Maulana – Panjat Tebing, peraih medali emas beregu Pomnas XIX 2025 di Jawa Tengah.
- Surya Gusfian – Panjat Tebing, peraih medali emas beregu Pomnas XIX 2025 di Jawa Tengah.
- Dani Syafitra – Panjat Tebing, peraih dua medali emas, masing-masing nomor perorangan dan beregu, pada Pomnas XIX 2025 di Jawa Tengah.
- M Fajri Asshodiq – Angkat Besi, peraih tiga medali emas Kejurnas Youth & Junior 2025 di Bandung dan emas Popnas 2025 di Jakarta.
- Faisal Hakim – Kempo, peraih medali emas PON BELADIRI 2025 di Jawa Tengah.
- Geubrina Najwa Andini – Karate, peraih medali emas Kejurnas FORKI 2026 di Bandung.
- Derli Amalia Putri – Menembak, peraih medali emas Kejurnas Menembak 2026 di Jawa Barat.
- Nurul Akmal – Angkat Besi, peraih medali emas Kejurnas Senior 2026 di Bandung.
- Indra Agus Setiawan – Anggar, peraih medali emas Kejurnas Anggar 2025 di Aceh.
- Bifani Ivana Cordelea – Anggar, peraih dua medali emas Kejurnas Anggar 2025 di Aceh.
- Cut Sherlyn Afrisya – Anggar, peraih medali emas beregu Kejurnas Anggar 2025 di Aceh.
- Elvanda Cantika Putri – Anggar, peraih medali emas beregu Kejurnas Anggar 2025 di Aceh.
- Ody Tasmara – Anggar, peraih medali emas beregu Kejurnas Anggar 2025 di Aceh.
- TM Aghfa Tuwasza – Anggar, peraih medali emas beregu Kejurnas Anggar 2025 di Aceh.
- Naufal Firdous – Anggar, peraih medali emas beregu Kejurnas Anggar 2025 di Aceh.
- Razaq Barry – Anggar, peraih medali emas beregu Kejurnas Anggar 2025 di Aceh.
- Mardani SSos MM – Pelatih Anggar, membawa tim Indonesia menjadi juara umum Indonesia Open Fencing Championship 2025 di Aceh.
- Muzakkir – Pelatih Menembak, menangani atlet peraih emas SEA Games 2025 di Thailand dan emas Kejurnas 2026 di Jawa Barat.
- Dounna Asyura SPd – Pelatih Anggar, menangani peraih emas degen putra beregu dan perunggu degen putri beregu Indonesia Open Fencing Championship 2025 di Aceh.
- Drs Abdurrahman MKes – Pelatih Petanque, menangani atlet peraih perak SEA Games 2025 di Thailand.
- M Djalil – Pelatih Para Tenis Meja, menangani atlet peraih perunggu ASEAN Para Games 2026 di Thailand.
- Novi Lidya Isdarianti SPd MPd – Pelatih Petanque, menangani atlet peraih emas Pomnas XIX 2025 di Jawa Tengah.
- Fachrizal Ambia MPd – Pelatih Taekwondo, melatih mahasiswa peraih emas Pomnas XIX 2025 di Jawa Tengah.
- Muhammad Iqbal Ismail SE – Pelatih Tarung Derajat, menangani atlet peraih emas Pomnas XIX 2025 di Jawa Tengah.
- T Alfizar – Pelatih Panjat Tebing, menangani atlet peraih emas Pomnas XIX 2025 di Jawa Tengah.
- Dicky Imam Bahesty SPd MPd – Pelatih Angkat Besi, terkait dengan peraih emas Popnas 2025 di Jakarta.
- Habibi Adha AMd – Pelatih Angkat Besi, menangani atlet peraih tiga emas Kejurnas Youth & Junior 2025 di Bandung.
- Fathullah – Pelatih Anggar, menangani atlet peraih dua emas Kejurnas Anggar 2025 di Aceh.
- Khairul Mahdi SPd – Pelatih Anggar, menangani atlet peraih emas Kejurnas Anggar 2025 serta perunggu Indonesia Open Fencing Championship 2025 di Aceh.
- Ivansyah Putra – Pelatih Anggar, menangani atlet peraih emas Kejurnas Anggar 2025 di Aceh.
- Edi Saputra – Pelatih Kempo, menangani atlet peraih emas PON BELADIRI 2025 di Jawa Tengah.
- Effendi Eria SPd – Pelatih Angkat Besi, menangani atlet peraih empat emas Kejurnas 2026 di Bandung.
- Rizki Hidayat – Pelatih Paramotor, menangani atlet peraih empat emas Kejurnas 2025 di Banten.
- Hendra Darmawan – Pelatih Karate, menangani atlet peraih emas Kejurnas 2026 di Bandung.
Pembina Olahraga
Kategori pembina diberikan kepada tujuh tokoh yang dinilai berperan dalam pengelolaan, pembinaan atlet, pengembangan organisasi, serta penguatan olahraga di Aceh.
- H Nazaruddin SIP – Presiden Persiraja, atas dedikasinya memimpin dan mengembangkan Persiraja sejak 2017, termasuk membawa klub tersebut promosi ke Liga 1 serta mendukung pembinaan talenta muda Aceh.
- M Nasir SIP MPA – Ketua KORMI Aceh, atas kontribusinya memperkuat olahraga masyarakat, mempercepat pembentukan KORMI kabupaten/kota, membangun sinergi dengan INORGA, dan mengantarkan pegiat olahraga Aceh berprestasi pada Fornas VIII 2025.
- Saiful Bahri – Ketua KONI Aceh, atas kontribusi dalam pembinaan dan regenerasi atlet, peningkatan kompetisi dan tata kelola olahraga, serta persiapan Aceh menuju PON XXII NTT-NTB 2028.
- H Iskandar Usman Al-Farlaky SHI MSi – Bupati Aceh Timur, atas kepedulian terhadap pembinaan olahraga dan generasi muda, termasuk melalui Piala Bupati Aceh Timur serta Al-Farlaky FC sebagai wadah pengembangan pemain muda.
- Dr Safaruddin SSos MSP – Bupati Abdya, atas kontribusinya dalam pembinaan olahraga Aceh melalui PBSI Aceh, pembinaan atlet usia dini, serta pengembangan kompetisi sepak bola usia muda yang mengantarkan Persada Abdya U-17 menjadi juara Piala Soeratin Aceh 2026.
- Prof Dr Mustanir MSc – Chef de Mission (CdM), atas perannya mengantarkan USK menjadi juara umum IMT-GT Varsity Carnival 2025 di Thailand dan membawa BAPOMI Aceh menempati peringkat kedelapan nasional pada Pomnas XIX 2025.
- H T Rayuan Sukma – Ketua Umum Pengprov PABSI Aceh, atas pembinaan berkelanjutan atlet angkat besi yang menghasilkan sejumlah medali pada Kejurnas Youth & Junior 2025, Kejurnas Angkat Besi Senior 2026, Kejurnas Pre Youth 2025, serta Islamic Solidarity Games Riyadh 2025.
Penggerak Olahraga
Lima penerima masuk kategori penggerak olahraga. Mereka berasal dari unsur pembinaan prestasi, akademisi, tenaga pendidik, perwasitan, dan jurnalistik olahraga.
- Drs Bachtiar Hasan MPd – Binpres KONI, atas kiprahnya mengawal pembinaan prestasi dan program Pelatda, termasuk pemantauan serta evaluasi atlet untuk menghadapi berbagai kompetisi.
- Dr Mansur MKes – Akademisi/KONI Litbang, atas kontribusi dalam mendorong pembinaan olahraga berbasis sport science, data, dan evaluasi prestasi serta peningkatan kualitas sumber daya manusia olahraga.
- Mustafa Kamal MPd – Guru PJOK SDN Ateuk Kuta Baro Aceh Besar, atas kontribusinya dalam perwasitan sepak bola sebagai Wasit Nasional C-1 yang bertugas di berbagai kompetisi hingga tingkat nasional.
- Muhammad Iqbal MOr – Guru PJOK SMAN 2 Banda Aceh, atas kiprahnya dalam perwasitan bulu tangkis sebagai Wasit Nasional A pada berbagai kejuaraan nasional dan internasional.
- Azwani Alwi – Wartawan olahraga, atas kontribusinya melalui karya jurnalistik dalam mempublikasikan prestasi atlet, perjuangan pelatih, dan perkembangan olahraga Aceh.
Organisasi Olahraga
Empat organisasi olahraga turut memperoleh penghargaan karena dinilai berhasil menjalankan pembinaan dan menghasilkan prestasi di berbagai level.
- PABSI Aceh – Diapresiasi atas pembinaan angkat besi secara berkelanjutan yang menghasilkan prestasi atlet di tingkat nasional dan internasional, termasuk pengiriman atlet ke Pelatnas serta penampilan pada Islamic Solidarity Games di Riyadh. Organisasi ini juga memperkuat pembinaan pelatih dan wasit secara berjenjang.
- IKASI Aceh – Mendapat penghargaan atas pengembangan olahraga anggar melalui pembinaan atlet dan penyelenggaraan sejumlah kompetisi, seperti Sirkuit Anggar Aceh I dan II, Kejurnas Anggar 2025, serta Indonesia Open Fencing Championship 2025 di Banda Aceh.
- FOPI Aceh – Diapresiasi atas pembinaan petanque yang menghasilkan prestasi di level nasional dan internasional, termasuk medali pada SEA Games 2025, Asian Petanque Championship 2025, IMT-GT 2025, dan Hong Kong International Petanque Doubles Open 2026.
- PERBAKIN Aceh – Mendapat penghargaan atas pembinaan atlet menembak yang menghasilkan prestasi internasional dan nasional, termasuk pada SEA Games 2025, Asian Championship 2026, SEASA Shooting Championship 2026, serta Kejurnas Menembak Multi Event 2026. Organisasi tersebut juga melakukan pembinaan atlet usia dini melalui pengembangan klub di sejumlah daerah Aceh.
Dengan demikian, penghargaan Haornas 2026 tidak hanya diberikan kepada atlet yang berdiri di podium, tetapi juga kepada pelatih, pembina, penggerak, dan organisasi yang menjadi bagian dari proses panjang membangun prestasi olahraga Aceh. []
