Buka LBFT XXXI, Afdhal Dorong Pelajar Berani Berkompetisi dan Berpikir Logis

Buka LBFT XXXI, Afdhal Dorong Pelajar Berani Berkompetisi dan Berpikir Logis

Mediasatunews.com | Banda Aceh – Wakil Wali Kota Banda Aceh, Afdhal Khalilullah membuka Lomba Berhitung Fakultas Teknik XXXI (LBFT-XXXI) Kota Banda Aceh di Gedung AAC Dayan Dawood, Minggu (13/9/2026).

Kompetisi yang diselenggarakan Himpunan Mahasiswa Sipil Fakultas Teknik Universitas Syiah Kuala (USK) tersebut menjadi wadah bagi pelajar dan masyarakat untuk mengasah kemampuan berhitung, ketelitian, konsentrasi, serta keberanian berkompetisi secara sehat.

Dalam sambutannya, Afdhal mengapresiasi panitia dan seluruh pihak yang terus menghadirkan kegiatan edukatif bagi generasi muda. Menurutnya, kegiatan berhitung tidak hanya berkaitan dengan kemampuan menemukan jawaban, tetapi juga melatih pola pikir yang sistematis dan rasional.

“Untuk mendapatkan sebuah jawaban, kita membutuhkan ketelitian, konsentrasi, logika, dan keberanian mengambil keputusan. Dalam kehidupan, kita juga harus berhitung sebelum melangkah, berpikir sebelum mengambil keputusan, dan berani mencoba ketika menghadapi tantangan,” ujar Afdhal.

LBFT XXXI tahun ini diikuti peserta dari berbagai jenjang, mulai kategori SD-A, SD-B, SD-C, SMP, SMA, hingga umum. Perlombaan berlangsung melalui tahapan penyisihan, semifinal, dan final yang mempertemukan peserta dalam suasana kompetitif sekaligus edukatif.

Kepada para peserta, Afdhal mengingatkan agar kompetisi tidak semata-mata dimaknai sebagai upaya meraih juara. Menurutnya, keberanian tampil, kemauan berusaha, kemampuan bersaing secara sehat, serta kesiapan menerima hasil dengan lapang dada merupakan bagian penting dari proses pembentukan karakter.

“Kalau hari ini belum menjadi juara, jangan berhenti belajar. Kalau hari ini menjadi juara, jangan berhenti rendah hati. Karena kompetisi terbaik bukanlah melawan orang lain, tetapi mengalahkan rasa takut, rasa malas, dan keraguan dalam diri sendiri,” pesannya.

Afdhal mengatakan Pemerintah Kota Banda Aceh menyambut baik berbagai kegiatan yang memberikan ruang bagi anak-anak dan generasi muda untuk mengembangkan potensi.

Menurutnya, penguatan pendidikan membutuhkan kolaborasi antara sekolah, perguruan tinggi, keluarga, masyarakat, komunitas, dunia usaha, dan pemerintah.

Ia berharap LBFT tidak berhenti sebagai agenda perlombaan, tetapi terus berkembang menjadi ruang untuk menemukan potensi generasi muda, menumbuhkan budaya belajar, serta membangun tradisi berkompetisi secara sportif di Kota Banda Aceh.

“Boleh bertanding mengejar kemenangan, namun sportivitas tetap jadi pegangan. Teruslah belajar sepenuh hati. Hari ini berlomba, esok membangun negeri,” ujar Afdhal.[]

Exit mobile version